
Bank Indonesia melaporkan peningkatan signifikan dalam penggunaan mata uang lokal untuk transaksi perdagangan dan investasi antar negara. Fenomena ini menunjukkan pergeseran dari ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat dalam kegiatan ekonomi internasional.
Praktik ini dikenal sebagai Local Currency Transaction (LCT), yaitu cara melakukan jual-beli atau transfer dana lintas negara menggunakan mata uang masing-masing negara, bukan dolar. Dengan metode ini, pengusaha ekspor-impor bisa mengurangi risiko fluktuasi nilai tukar dan biaya konversi mata uang.
Peningkatan transaksi dengan mata uang lokal mencerminkan upaya diversifikasi dalam sistem pembayaran internasional. Bank Indonesia terus mendorong praktik ini sebagai bagian dari strategi ekonomi yang lebih mandiri dan resilient terhadap gejolak pasar global.
Tren ini juga sejalan dengan inisiatif regional di Asia Tenggara untuk memperkuat kolaborasi ekonomi dengan mengurangi ketergantungan pada mata uang asing. Semakin banyak pelaku bisnis yang beralih ke LCT, semakin kuat ekosistem perdagangan lokal yang terbentuk di kawasan.
Sumber: Detik Finance




