:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448270/original/021357700_1766025142-600371087_18498218602079633_7617406013747209340_n.jpg)
Tidak semua orang di usia 50 tahun memilih bersantai. Kris Dayanti justru aktif bertanding di cabang olahraga wushu dan berhasil membawa pulang medali emas. Baginya, olahraga bukan sekadar hobi, melainkan cara untuk menjaga kesehatan otak dan tubuh di usia kepala lima.
Penyanyi legendaris itu sudah menekuni wushu selama sekitar lima tahun. Sebelum memutuskan ikut kompetisi, ia lebih dulu menemui dokter spesialis tulang untuk memastikan kondisi fisiknya layak bertanding. “Begitu cek bone density saya bagus di atas rata-rata, 60% masih bagus, warna masih hijau, dokter baru mengizinkan saya untuk boleh ikut championship,” jelasnya.
Kris Dayanti menekankan bahwa keikutsertaan dalam pertandingan olahraga tidak bisa dilakukan sembarangan, terlebih bagi mereka yang sudah berusia matang. Ia menyebut setiap atlet wajib mengantongi surat rekomendasi dari dokter sebelum turun ke arena lomba.
Selain wushu, ia juga rutin melakukan kardio dan berenang. Renang secara khusus ia jadikan sarana pemulihan setelah sesi latihan keras, sekaligus melatih pernapasan dan kekuatan diafragma.
Perjalanan Kris Dayanti di dunia wushu membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk berprestasi, asalkan dilakukan dengan persiapan yang tepat dan pendampingan medis yang bertanggung jawab.
Sumber: Liputan6
Rekomendasi

Britney Spears Kejutkan Penggemar dengan Lagu Lama, Liriknya Ternyata Karya Justin Timberlake

Netflix Siap-siap PHK Ratusan Karyawan, Terbesar Sejak 2022

Soimah Pangku Diksa dan Ajak Makan Malam Bareng, Momen Keluarga yang Bikin Hangat

