:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365998/original/050476100_1791213956-lBvgpx_3f.jpg)
Drama China berjudul The Early Spring berhasil menorehkan angka penayangan yang mengesankan sepanjang masa tayangnya. Berdasarkan data dari Yunhe — platform pengukur rating drama China — serial ini meraih rata-rata 44,68 juta penayangan per episode selama periode siarannya yang paling ramai ditonton.
Angka itu menempatkan The Early Spring sebagai drama yang tayang eksklusif di satu platform (disebut solo platform) dengan rata-rata penonton per episode tertinggi di tahun 2026. Bahkan jika dibandingkan dengan drama yang tayang di dua atau lebih platform sekaligus, serial ini masih bertengger di posisi kedua secara keseluruhan.
Drama yang dibintangi Jing Boran dan Sun Qian ini mulai tayang pada 26 Agustus 2026 di Youku dan Netflix dengan judul asli Zao Chun Qing Lang. Serial berdurasi 24 episode itu resmi berakhir pada 9 September 2026 — artinya hanya butuh sekitar dua minggu untuk menyelesaikan seluruh penayangan.
Perjalanan rating drama ini terbilang luar biasa. Di awal tayang, pangsa penayangan efektifnya tercatat 7,7 persen, lalu terus mendaki hingga sempat memuncaki Yunhe hot-broadcast chart selama 13 hari berturut-turut. Pada hari terakhir penayangannya, angka itu melonjak drastis ke level 40,3 persen.
Dengan pencapaian ini, The Early Spring membuktikan bahwa drama yang tayang di satu platform pun mampu bersaing ketat — bahkan mendominasi — pasar drama China yang kompetitif di tahun 2026.
Sumber: Liputan6
Rekomendasi

Britney Spears Kejutkan Penggemar dengan Lagu Lama, Liriknya Ternyata Karya Justin Timberlake

Netflix Siap-siap PHK Ratusan Karyawan, Terbesar Sejak 2022

Soimah Pangku Diksa dan Ajak Makan Malam Bareng, Momen Keluarga yang Bikin Hangat

