Sektor Sampah Jadi Listrik Raih Dukungan Pembiayaan dari 34 Institusi Keuangan

Sektor Sampah Jadi Listrik Raih Dukungan Pembiayaan dari 34 Institusi Keuangan

Geliat pembiayaan untuk proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) semakin menggebu. Danantara baru saja merekrut 34 institusi keuangan sebagai anggota panel pemberi pinjaman guna mendukung pipeline proyek-proyek di sektor ini. Panel ini bertindak sebagai jembatan antara kebutuhan pendanaan proyek dan kemampuan lembaga keuangan untuk menyediakan dana.

Komposisi 34 anggota panel cukup beragam—mulai dari bank pembangunan internasional, lembaga pembiayaan bilateral, hingga pengelola dana iklim. Di level domestik, panel juga mencakup bank-bank besar milik negara, bank umum swasta, lembaga keuangan syariah, dan cabang bank internasional yang sudah beroperasi di tanah air.

Minat pembiayaan yang masuk ternyata melampaui ekspektasi. Menurut Managing Director PT Danantara Investment Management Stefanus Ade Hadiwidjaja, “Penetapan 34 institusi keuangan sebagai anggota lenders panel merupakan pencapaian penting dalam menyiapkan pembiayaan program PSEL. Minat pembiayaan indikatif yang mencapai lebih dari tiga kali estimasi kebutuhan utang menunjukkan besarnya potensi dukungan dari pasar pembiayaan.” Jumlah anggota panel masih terbuka untuk terus bertambah sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan pembiayaan proyek ke depan.

Melalui panel ini, pihak Danantara dapat menganalisis kapasitas dan minat masing-masing lender untuk merancang struktur pendanaan yang cocok dengan karakteristik setiap proyek. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap proyek mendapat skema pembiayaan yang paling sesuai dengan kondisinya.

PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), salah satu pemain utama di sektor ini, merespons positif pembentukan panel. CFO perusahaan M. Ramadhan Harahap menyatakan, “Kami mengapresiasi partisipasi dan kepercayaan institusi keuangan yang telah bergabung dalam lenders panel PSEL Denera. Kami berharap kolaborasi ini dapat terbangun dengan baik dan menjadi fondasi bagi kerja sama yang produktif dalam mendukung pengembangan proyek-proyek PSEL kami.” Langkah ini menunjukkan bahwa pasar keuangan semakin serius mendukung transisi energi terbarukan melalui pemanfaatan sampah sebagai sumber energi.

Sumber: Detik Finance

Rekomendasi

Scroll to Top