
Produsen otomotif asal China, Xpeng, telah meluncurkan SUV unggulannya bernama G9L ke pasar Eropa melalui Paris Motor Show 2026. Kehadiran kendaraan listrik ini diprediksi akan mengubah dinamika persaingan di industri EV Eropa dengan kombinasi harga kompetitif dan teknologi canggih.
Strategi penetrasi pasar Xpeng terlihat dari penawaran harga yang jauh lebih terjangkau dibanding kompetitor Eropa. Di Jerman, G9L ditawarkan mulai 74.600 Euro (sekitar Rp1,51 miliar), sementara di Prancis, Austria, dan Belanda berkisar 74.990-75.990 Euro (Rp1,51-1,53 miliar). Sebagai perbandingan, BMW X5 plug-in hybrid versi baru dijual mulai 102.800 Euro (Rp2 miliar).
Xpeng tidak hanya menargetkan Eropa, melainkan juga memperluas jangkauan ke pasar global seperti Australia dan Selandia Baru. Ekspansi multi-regional ini memberikan keuntungan bagi perusahaan untuk memperkuat posisi kompetitifnya secara bersamaan di berbagai wilayah.
Salah satu varian paling menarik adalah G9L dengan teknologi range-extender—penggerak hybrid yang menggabungkan mesin turbo 1,5 liter empat silinder dengan motor listrik dan baterai fosfat lithium-ion 63 kWh. Kombinasi ini menghasilkan tenaga gabungan 577 tenaga kuda dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 5,4 detik.
Fitur unggulan varian ini adalah jangkauan jarak tempuh yang impresif. Mobil ini mampu menempuh hingga 435 km hanya dengan tenaga listrik, dan mencapai 1.602 km dengan sistem propulsi gabungan dalam siklus CLTC. Sistem pengereman regeneratif membantu memaksimalkan efisiensi energi secara otomatis sesuai kondisi berkendara.
Di luar performa, Xpeng mengintegrasikan teknologi mengemudi otomatis terbaru termasuk bantuan pengemudi di area perkotaan dan jalan raya, navigasi berbasis asisten, serta penggantian jalur tanpa tangan. Paket fitur ini dirancang untuk menyamai atau melampaui standar keselamatan dan kenyamanan yang ditawarkan merek premium Eropa.
Interior G9L memprioritaskan kemewahan dengan kursi kulit Nappa berpemanas, berventilasi, dan dilengkapi fungsi pijat di semua baris. Kabin juga dilengkapi layar infotainment 17,3 inci, display head-up augmented reality 88 inci, sistem audio 26 speaker, dan lemari es 12,5 liter. Penumpang baris kedua bahkan mendapat akses layar 21,4 inci yang dapat dilipat dari atap.
Kombinasi harga terjangkau, teknologi hybrid canggih, fitur keselamatan otomatis, dan interior mewah menjadikan G9L pesaing serius yang dapat menggeser preferensi konsumen Eropa dari merek-merek mapan seperti BMW dan Audi. Momentum peluncuran ini menunjukkan pertumbuhan agresif Xpeng dalam memperebutkan pangsa pasar EV global.
Sumber: Antara News
Rekomendasi

Tersangka Pengendali Tambang Nikel Ilegal Sultra Dilaporkan Bersembunyi di Luar Negeri

Perusahaan Inggris BlackInk Siap Investasi Rp 1,2 Triliun di Pulogadung

OJK Kolaborasi dengan Banyuwangi Batik Festival untuk Buka Akses Keuangan bagi Perajin

