
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) telah menyampaikan rekomendasi kepada Pemerintah untuk mengantisipasi risiko ekonomi dan sosial dari fenomena iklim El Nino dan La Nina. Langkah ini disampaikan langsung dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (20/10) lalu.
Strategi utama yang direkomendasikan DEN adalah memanfaatkan data dan prakiraan cuaca untuk mengidentifikasi wilayah-wilayah yang rentan mengalami kekeringan atau banjir. Pendekatan berbasis data ini dirancang untuk memungkinkan pemerintah melakukan perencanaan dan penanganan risiko secara lebih efektif dan terarah.
Selain mitigasi bencana alam, DEN juga menekankan perlunya penguatan cadangan pangan nasional sebagai antisipasi gangguan produksi pertanian akibat perubahan cuaca ekstrem. Cadangan pangan yang kuat menjadi penting untuk menjaga ketahanan ekonomi dan ketersediaan bahan pokok di masyarakat.
Rekomendasi lain mencakup perlindungan kesehatan publik dari dampak kabut asap yang dihasilkan kebakaran hutan dan lahan. Pemerintah diminta menyiapkan program kesehatan preventif dan responsif untuk menanggulangi masalah pernapasan dan penyakit terkait polusi udara.
Dengan pendekatan komprehensif yang menggabungkan teknologi prakiraan cuaca, manajemen cadangan pangan, dan perlindungan kesehatan, pemerintah diharapkan dapat meminimalkan kerugian ekonomi sekaligus melindungi kesejahteraan masyarakat dari ancaman perubahan iklim.
Sumber: Antara News
Rekomendasi

Pemerintah Pusat Siap Bantu Daerah Atasi Beban Gaji Pegawai yang Membengkak

OJK Akui Penegakan Hukum Pasar Modal Indonesia Masih Tertinggal dari Standar MSCI

Bea Cukai Tangkap Sindikat Penyelundupan Emas 25 Kg di Lima Bandara Internasional

