
PT Asuransi Allianz Life Indonesia menghadirkan SmartLink Guard Investa, sebuah produk yang menggabungkan perlindungan jiwa dengan investasi dalam satu paket. Produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nasabah yang ingin melindungi keluarga sekaligus mengembangkan nilai uang mereka di pasar investasi.
Produk SmartLink Guard Investa termasuk dalam kategori asuransi yang dikaitkan dengan investasi, atau sering disebut investment link. Berbeda dari asuransi biasa yang hanya memberikan perlindungan, produk ini memungkinkan nasabah memanfaatkan dana untuk tujuan finansial yang lebih luas, mulai dari persiapan dana darurat hingga pembentukan warisan keluarga.
Salah satu keunggulan produk ini adalah besaran perlindungan jiwa yang terus meningkat seiring waktu—bisa mencapai 500% dari jumlah pertanggungan awal. Sistem ini dirancang agar perlindungan dapat beradaptasi dengan perubahan kebutuhan keluarga di setiap fase kehidupan.
Nasabah dapat memilih dari berbagai pilihan investasi sesuai tujuan dan kesanggupan mengambil risiko mereka. Beberapa pilihan investasi bahkan menawarkan potensi pendapatan tunai setiap bulan, dengan dukungan pengelolaan dari PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia.
Menurut Alexander Grenz, Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia, “Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif dan perubahan yang dinamis, perlindungan saja tidak lagi cukup, sementara investasi tanpa perlindungan dapat membuat keluarga lebih rentan terhadap ketidakpastian finansial.”
Cheang Khai Au, Chief Product Officer Allianz Life Indonesia, menambahkan bahwa setiap nasabah memiliki kebutuhan unik. Produk ini hadir untuk melayani mereka yang menginginkan kombinasi perlindungan dan kesempatan pertumbuhan investasi sesuai profil risiko pribadi mereka.
Dengan pilihan subdana yang beragam dalam Rupiah dan USD, termasuk instrumen pendapatan tetap, multi-aset, saham regional, dan emas, nasabah dapat menyusun strategi finansial yang lebih terukur untuk masa depan keluarga mereka.
Sumber: Detik Finance
Rekomendasi

Tersangka Pengendali Tambang Nikel Ilegal Sultra Dilaporkan Bersembunyi di Luar Negeri

Perusahaan Inggris BlackInk Siap Investasi Rp 1,2 Triliun di Pulogadung

OJK Kolaborasi dengan Banyuwangi Batik Festival untuk Buka Akses Keuangan bagi Perajin

